Kanker Membuat Septi Tidak Bisa Bersekolah


Septia, seorang remaja piatu harus merasakan sakit yang berada dileher akibat didera kanker hingga membuat bagian lehernya itu bengkak dan pecah sehingga menimbulkan luka yang agak berbau serta mengeluarkan lendir yang terus menetes. Awalnya Septia merasakan benjolan yang berada di lehernya di bulan April dan masih kecil, khawatir sesuatu terjadi Marsini membawa cucunya ke Puskesmas untuk pemeriksaan guna tindakan medis lanjutan, untuk selanjutnya dibawa kerumah sakit guna dilakukan operasi untuk mengangkat benjolannya. Selang satu bulan berlangsung Septia tiba-tiba merasakan nyeri di lehernya hingga pada bekas operasi itu timbul borok yang cukup besar. Akhirnya Septia kembali menjalani perawatan medis dan setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif ia divonis menderita kanker kelenjar getah bening untuk kemudian dilakukan kemoterapi. Septia kini berbaring lemah tak berdaya dirumah Marsini neneknya yang berada di dusun.Deres, RT 003, RW 002, Desa.Kiping, kecamatan Gondang, kabupaten Tulungagung. Marsini hanyalah buruh tani dengan penghasilan yang pas_pasan saja, Ariyadi ayah Septia juga menjalani kehidupan menjadi buruh tani yang kehidupannya juga jauh dari kata layak. Septia menjadi piatu sejak kelas 5 SD semenjak ibunya meninggal akibat pengapuran tulang. Kini Septia hanya berbaring saja tanpa bisa beraktifitas akibat deraan kanker kelenjar getah bening yang semakin hari tambah membuatnya kesakitan, bahkan Septia harus berhenti untuk sekolah sejak April 2020.



Bersama Mas Arif Witanto dari Dewan Kesehatan Masyarakat (Facebook : Arif Witanto), Siapapeduli.id melakukan penggalangan dana untuk Adik Septi agar bisa dibawa ke RS Saiful Anwar kota Malang untuk segera dilakukan penanganan lebih lanjut. Donasi bisa disalurkan melalui :

Bank Syariah Mandiri : 77 800 200 77 Bank Mandiri: 14 400 500 200 20 BRI: 1807 01 000039 30 5 BNI Syariah: 700 800 2012 Gopay/Ovo/Dana : 0878 0695 5055
Tambahkan kode 153 pada nominal donasi untuk memudahkan verifikasi, contohnya Rp 200.153.

Semoga langkah kebaikan ini dapat membantu Septi, Neneknya, dan Sang Ayah yang terus berjuang demi kesembuhan Septi.

Share, Like, and Donate Aku, Kamu, Kita Peduli
  • Zascia Rossa Meilia

    Rp.15,153

    #PeduliAdikSepti

  • Bapak Alexander Septiawan

    Rp.200,153

    #PeduliAdikSepti

  • Ibu Ida Trihandini

    Rp.150,000

    #PeduliAdikSepti

  • Hamba Allah

    Rp.500,153

    #PeduliAdikSepti

  • Kolaborator HAI 2020

    Rp.500,000

    #peduliseptitulungagung

#Update UPDATE

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un
Siapapeduli.id telah mendapatkan kabar pada 9 Oktober 2020 bahwa Septi telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis 8 Oktober 2020 malam. Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan dilapangkan kuburnya oleh Tuhan YME. Mari kita sejenak berdoa untuknya.

Maka dari itu, donasi untuk Septi ditutup. Terima kasih untuk para donatur yang sudah mempercayakan donasinya melalui Siapapeduli.id. Semoga sebagian rezeki yang sudah kita keluarkan akan menjadi berkah dan pahala bagi kita. Aamiin

Siapapeduli

Telah dibuat 03/10/2020 Tulungagung,Jawa Timur

Campaign Pilihan

Rp.1,365,459 dari Rp.5,000,000 target

27% Terkumpul oleh 5 Donasi Donasi Pasien